Kenali Ciri-Ciri Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia. Tidak hanya orang tua, penyakit jantung koroner juga sering mengintai usia muda. Gaya hidup buruk adalah penyebab utama timbulnya penyakit jantung. Kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol menyebabkan bertambahnya berat badan hingga di atas normal sehingga pembuluh darah di jantung menjadi tersumbat akibat penumpukan plak. Kesehatan jantung juga dapat terancam ketika penderita tidak dapat menjauhi rokok dan alkohol. Resiko penyakit jantung koroner yang menimbulkan serangan jantung bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Untuk mengantisipasti hal-hal yang tidak diinginkan, kenali beberapa ciri penyakit jantung koroner di bawah ini:

Nyeri dada

Mengalami nyeri pada bagian dada memang bisa menjadi gejala awal berbagai penyakit, mulai dari masalah asam lambung, perikarditis, pankreatitis, dan termasuk juga penyakit arteri koroner. Namun, untuk gejala penyakit jantung koroner titik nyeri tidak hanya pada bagian dada akan tetapi melebar hingga ke belakang dada. Nyeri yang muncul akan timbul dalam waktu yang semakin sering ketika melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban, melakukan olahraga, atau juga naik turun tangga. Setelah itu, masalah nyeri yang dirasakan juga akan hilang pada saat aktivitas dihentikan atau beristirahat.

Mudah lelah

Kelelahan  bisa menjadi faktor anemia, depresi atau pun stres, dan diabetes. Namun di samping itu, kelelahan atau gampang lelah ketika melakukan aktivitas sehari-hari juga merupakan salah satu pertanda gejala penyakit jantung koroner. Mudah lelah dalam melakukan aktivitas apapun termasuk berolahraga patut diwaspadai. Penyakit arteri koroner dapat membahayakan kesehatan jantung, penting untuk mendapat diagnosis yang akurat serta tindakan yang cepat dan tepat.

Gangguan pernapasan

Ketika jantung mengalami penurunan fungsi dan tidak dapat memompa darah dengan baik maka akan berpengaruh juga terhadap kesehatan paru-paru sehingga penderita akan mengalami gangguan pernafasan. Merasa sesak nafas, nafas relatif pendek, dan berbagai kesulitan bernafas lainnya juga tidak dapat dianggap remeh karena bisa menjadi salah satu tanda dari penyakit jantung koroner. Kesehatan jantung yang sudah semakin parah bahkan bisa menyebabkan serangan jantung.

Keringat dingin disertai mual

Munculnya keringat dingin jangan dianggap remeh. Ada banyak jenis penyakit yang ditandai dengan munculnya keringat dingin, mulai dari alergi, hiperhidrosis, hipoglekimia, fluktuasi hormon hingga masalah penyempitan arteri jantung. Hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit membuat otot-otot jantung akan kekurangan oksigen. Selain masalah keringat, penyempitan pembuluh darah juga memicu rasa mual.

Bahaya penyakit jantung kian menjadi momok menakutkan. Pasalnya, tingkat kematian secara mendadak terhadap penderita sangatlah tinggi bahkan perlu dilindungi dari kabar buruk untuk tidak membuatnya terkejut dan mengalami serangan jantung. Perawatan dengan pasang ring jantung dan menerapkan pola hidup sehat dapat membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *