FAQ tentang Kanker Mulut

Apakah Anda pernah mendengar tentang kanker mulut? Ya, ini adalah jenis kanker yang jarang ditemui tapi Anda harus tetap waspada karena kanker ini sama dengan jenis kanker lainnya yang dapat membuat penderitanya meninggal dunia jika sudah menyebar ke banyak bagian tubuh. Kanker mulut ini pada umumnya diderita oleh kebanyakan orang yang sudah berusia lanjut, di atas 50 tahun. Kebanyakan dari penderitanya sendiri adalah kaum pria. Btw, mau tahu informasi lainnya mengenai kanker ini, silahkan baca penjelasannya di bawah ini:

Apa penyebab dan gejalanya?

Selain membiarkan kebersihan mulut tidak terjaga, penyebab lainnya dari kanker mulut adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh, mengunyah buah pinang, pola makan yang buruk, mengalami infeksi human papillomavirus (HPV), mengkonsumsi minuman keras, dan menggunakan segala jenis tembakau baik itu rokok, cerutu, atau tembakau kunyah. Melihat dari penyebabnya ini, tak heran jika kaum pria yang memiliki potensi lebih besar untuk mengindap kanker ini. Mungkin beberapa penyebab terbilang cukup asing di telinga atau kurang, seperti mengunyah buah pinang atau mengunyah tembakau tapi ketahui bahwa orang-orang zaman dulu sangat suka melakukan hal ini karena sudah menjadi kebiasaan. Meskipun demikian, hal-hal seperti ini memang sudah sangat jarang ditemui di era yang sudah maju seperti saat ini.

Sementara itu, gejala dari kanker mulut sendiri adalah sariawan yang tak kunjung sembuh dan sering berdarah, muncul bercak merah atau putih di dalam mulut, rasa sakit pada lidah, sulit menelan makanan, pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, kesulitan berbicara, sakit tenggorokan, rahang kaku dan sakit, penebalan pada dinding mulut, perubahan suara, dan gigi goyang tanpa penyebab yang jelas.

Bagaimana cara mencegahnya?

Dengan mengetahui apa penyebab dari penyakit ini, Anda pasti tahu apa yang harus dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan berbahaya ini. Ya, Anda hanya perlu menjaga kesehatan mulut dengan cara tidak membiarkan gigi berlubang dan mengalami infeksi, menyikat gigi dengan rutin, dan melakukan pengecekan gigi minimal setahun sekali. Selain itu, hindari mengkonsumsi minuman keras dan juga tembakau. Jika Anda seorang pecandu rokok atau miras, mulai kurangi kebiasaan buruk ini dan sebisa mungkin hentikan sekarang juga guna memperkecil resiko terkena kanker mulut. Penting juga untuk menerapkan pola makan sehat dan seimbang dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur.

Apakah penyakit ini bisa disembuhkan?

Jawaban dari pertanyaan ini bisa ya dan bisa juga tidak. Kesimpulannya adalah sama dengan pengobatan penyakit kanker lainnya di mana jika stadium kanker mulut masih awal, kemungkinan untuk sembuh masih sangat besar tapi jika stadiumnya sudah akhir atau lanjut, kemungkinan untuk sembuh bisa dibilang sudah tidak ada lagi. Maka dari itu, menyadari gejala yang ditimbulkan dari kanker mulut sangatlah penting agar penyakit ini bisa dideteksi sedari dini. Sebaliknya, jika penyakit ini baru diketahui ketika stadiumnya sudah di akhir, pengobatan yang dilakukan hanya untuk mengurangi gejala, bukan untuk menyembuhkan. Pengobatan yang dilakukan pun bisa melalui kemoterapi dan juga radioterapi.

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia. Tidak hanya orang tua, penyakit jantung koroner juga sering mengintai usia muda. Gaya hidup buruk adalah penyebab utama timbulnya penyakit jantung. Kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol menyebabkan bertambahnya berat badan hingga di atas normal sehingga pembuluh darah di jantung menjadi tersumbat akibat penumpukan plak. Kesehatan jantung juga dapat terancam ketika penderita tidak dapat menjauhi rokok dan alkohol. Resiko penyakit jantung koroner yang menimbulkan serangan jantung bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Untuk mengantisipasti hal-hal yang tidak diinginkan, kenali beberapa ciri penyakit jantung koroner di bawah ini:

Nyeri dada

Mengalami nyeri pada bagian dada memang bisa menjadi gejala awal berbagai penyakit, mulai dari masalah asam lambung, perikarditis, pankreatitis, dan termasuk juga penyakit arteri koroner. Namun, untuk gejala penyakit jantung koroner titik nyeri tidak hanya pada bagian dada akan tetapi melebar hingga ke belakang dada. Nyeri yang muncul akan timbul dalam waktu yang semakin sering ketika melakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban, melakukan olahraga, atau juga naik turun tangga. Setelah itu, masalah nyeri yang dirasakan juga akan hilang pada saat aktivitas dihentikan atau beristirahat.

Mudah lelah

Kelelahan  bisa menjadi faktor anemia, depresi atau pun stres, dan diabetes. Namun di samping itu, kelelahan atau gampang lelah ketika melakukan aktivitas sehari-hari juga merupakan salah satu pertanda gejala penyakit jantung koroner. Mudah lelah dalam melakukan aktivitas apapun termasuk berolahraga patut diwaspadai. Penyakit arteri koroner dapat membahayakan kesehatan jantung, penting untuk mendapat diagnosis yang akurat serta tindakan yang cepat dan tepat.

Gangguan pernapasan

Ketika jantung mengalami penurunan fungsi dan tidak dapat memompa darah dengan baik maka akan berpengaruh juga terhadap kesehatan paru-paru sehingga penderita akan mengalami gangguan pernafasan. Merasa sesak nafas, nafas relatif pendek, dan berbagai kesulitan bernafas lainnya juga tidak dapat dianggap remeh karena bisa menjadi salah satu tanda dari penyakit jantung koroner. Kesehatan jantung yang sudah semakin parah bahkan bisa menyebabkan serangan jantung.

Keringat dingin disertai mual

Munculnya keringat dingin jangan dianggap remeh. Ada banyak jenis penyakit yang ditandai dengan munculnya keringat dingin, mulai dari alergi, hiperhidrosis, hipoglekimia, fluktuasi hormon hingga masalah penyempitan arteri jantung. Hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit membuat otot-otot jantung akan kekurangan oksigen. Selain masalah keringat, penyempitan pembuluh darah juga memicu rasa mual.

Bahaya penyakit jantung kian menjadi momok menakutkan. Pasalnya, tingkat kematian secara mendadak terhadap penderita sangatlah tinggi bahkan perlu dilindungi dari kabar buruk untuk tidak membuatnya terkejut dan mengalami serangan jantung. Perawatan dengan pasang ring jantung dan menerapkan pola hidup sehat dapat membantu.

Tips Mencegah Penyakit Bronkitis

Bronkitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan. Penyakit bronkitis ini bukanjenis penyakit baru melaikan penyakit yang sudah tidak asing lagi ditelinga. Hal ini dikarenakan tidak sedikit orang yang mengidap penyakit jenis satu ini. Yang mana penyakit satu ini bisa terjadi pada siapa saja termasuk anak-anak. Penyakit bronkitis bisa dikatakan penyakit yang tidak begitu serius tapi jika dibiarkan saja tanpa melakukan tindakan maka lambat laun bisa menimbulkan dampak buruk bagi pernapasan Anda. Penyakit ini ada dua jenis yaitu bronkitis akut dan bronkitis kronis. Bronkitis kronis bisa-bisa batuk yang dialami cukup lama yaitu bisa sampai tahunan dan disertai oleh dahak. Penyakit bronkitis termasuk penyakit menular sehingga Anda harus menghindari orang yang menderita penyakit satu ini. Sebelum terlambat, lebih baik mencegahnya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh Anda untuk mencegah penyakit bronkitis, diantaranya yaitu:

Miliki pola makan yang sehat dan seimbang

Pola makan bisa juga menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit infeksi pada saluran pernapasan/bronkitis. Bukan tidak mungkin terbiasa mengkonsumsi makanan tidak sehat seperti makanan berminyak dan coklat dapat menyebabkan saluran pernapasan menjadi terganggu. Untuk menceganya sendiri yaitu Anda harus memiliki pola maka yang sehat dan seimbang. Dengan menerapkan pola makan sehat dan seimbang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh . Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah virus penyebab penyakit ini masuk ke dalam tubuh. Pola makan sehat dan seimbang itu adalah banyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan.

Gunakan masker

Menghirup udara kotor termasuk serbuk sari bunga, bisa saja membuat saluran pernapasan Anda menjadi bermasalah. Jadi, hal terpenting yang harus dilakukan oleh Anda untuk mencegah penyakit bronkitis ini yaitu dengan cara menggunakan masker atau penutup mulut disaat diluar rumah atau berkendaraan menggunakan roda dua. Tidak hanya disaat sedang berpergian saja harus menggunakan masker melaikan juga bagi Anda yang bekerja di industri tambang dan logam. Orang-orang yang bekerja di tempat seperti ini tidak menggunakan masker saat bekerja maka lebih besar resikonya untuk terkena penyakit bronkitis dibandingkan mereka yang menggunakan masker.

Lakukan suntik vaksin

Tips ketiga untuk mencegah penyakit bronkitis yaitu dengan cara melakukan suntik vaksin. Jenis suntik vaksin sendiri terdapat banyak salah satunya yaitu untuk mencegah penyakit bronkitis ini. Yang harus Anda tahu melakukan suntik vaksin termasuk hal penting yang harus Anda lakukan untuk mencegah bronkitis. Bagi Anda yang punya anak kecil, disarankan untuk membawa anak Anda kedokter agar bisa mendapatkan suntuk vaksin influenza. Vaksin jenis ini akan melindungi anak terhadap virus influenza. Agar vaksin yang diberikan aman sebaiknya lakukan suntik vaksin di dokter terpercaya.

Hindari merokok dan perokok

Rokok dan asep rokok merupakan dua hal yang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Selain menyebabkan kanker, terpapar asep rokok dan merokok bisa menjadi pemicu munculnya penyakit bronkitis. Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit ini sebaiknya Anda hindari rokok yang artinya berhentilah merokok. Bagi Anda yang tidak merokok, sebaiknya hindari orang-orang perokok karena asep rokok yang mengenai Anda bisa juga jadi penyebabnya meskipun Anda tidak merokok.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Oleh karena itu, agar Anda terhindari dari penyakit bronkitis  ada baiknya gunakan penutup mulut/masker, makan makanan yang sehat, hindari rokok, dan lakukan vaksinasi.